You are here: Home > Uncategorized > MADU & HIPERTENSI

MADU & HIPERTENSI

HIPERTENSI

GANGGUAN  TIDUR

               Prof. James Gangwisch, Colombia University, menyampaikan bahwa kurang tidur adalah faktor resiko terjadinya Hipertensi.  Gangguan tidur menyebabkan tekanan darah cenderung naik. Bila terjadi dalam jangka waktu panjang bisa mengakibatkan hipertensi kronis.

STRES  METABOLIK

               Faktor resiko lainnya adalah Stress Metabolik, yaitu keadaan dimana otak mengalami kekurangan bahan bakar sehingga tekanan darah & denyut jantung meningkat. Resiko Hipertensi bisa dikurangi dengan tidur yang cukup & kualitasnya baik.

TIDUR RESTORATIF

              Minum Madu sebelum tidur membuat tidur bersifat restoratif. Kualitas tidur lebih baik & durasi tidur lebih lama. Hati akan mendapatkan asupan Glycogen yang cukup sehingga menjelang pagi otak tidak perlu mencari tambahan bahan bakar untuk menjalankan fungsinya. Hal ini memperbaiki kondisi psikologis & pemulihan fisik.

MADU &  ADRENALIN

           Madu mengurangi pelepasan Adrenalin, penyebab meningkatnya tekanan darah dan denyut jantung.

MADU MENGURANGI LEMAK DARAH

           Penelitian lain menunjukkan : asupan madu sebanyak 70 gram per hari selama 30 hari dapat menurunkan Total Kolestrol, LDL, Triglyserida, Gula Darah, C-reactive protein, Berat Badan & Lemak Tubuh. Penelitian pada 55 pasien ini mengkonfirmasi peran madu dalam mengatasi gangguan cardiovascular.

HASIL PENELITIAN LAIN

         Mladenov : madu mempunyai efek antihypoxic, memperbaiki sirkulasi mikro dan menurunkan tekanan pada arteri. Konsumsi madu secara rutin adalah cara yang effektif & ekonomis untuk memperkecil resiko Hipertensi.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Leave a Reply