You are here: Home > Uncategorized > MADU & PENCERNAAN

MADU & PENCERNAAN

MADU & PENCERNAAN

indexMenurut University of Pittsburg Medical Center, madu adalah sumber enzim yang merupkan alat bantu pencernaan. Kalium dalam madu membantu menyeimbangkan akumulasi asam dalam tubuh. Madu pencahar alami yang membantu mengobati sembelit, diare & maag. Madu effektif mengatasi bakteri Helicobacter Pylori, penyebab gangguan gastrointestinal. Madu juga merupakan probiotik yang mengandung bakteri baik seperti lactobacillus & Bifidobacterrium.

Traynor dalam buku “:ada 4 hal yang membuat madu efektif dalam membunuh bakteri.

  1. Madu bersifat hyper osmolar – kandungan airnya rendah. Ketika terjadi kontak dengan bakteri ,madu menyerap air pada sel bakteri tersebut, sehingga bakteri mati.
  2. Madu pH-nya : 3,5 – 4,2. Bakteri hanya berkembang baik pada pH 7,2 – 7,2.
  3. Madu mengandung Hydrogen Peroxida yang merupakan Disinfectant. Dalam jumlah yang banyak, Hydrogen Peroxida bersifat sebagai racun. Uniknya, madu memproduksi Hydrogen Perioxida secara bertahap, sehingga jumlahnya terkontrol.
  4. Madu mengandung antibiotik yang disebut Methylglyoxal (MGO). Namun MGO tinggi bersifat toxic, penggunaan madu ber MGO tinggi, seperti madu Manuka, perlu dibatasi.

 

Dalam buku tersebut traynor menyampaikan :

“Menit demi menit Hydrogen Peroxida dikeluarkan secara bertahap oleh madu, langsung ke tempat yang dibutuhkan. Perusahaan obat modern, masih disangsikan apakah bisa membuat produk yang setara. Hal ini membuat ilmuwan yang skeptis sekalipun, untuk mempercai adanya zat yang lebih tinggi. Bahwa tuhan, Yang Maha Bijak, telah memberi manusia produk yang nyaris sempurna untuk mengatasi infeksi & luka. Para dokter di Amerika Serikat hampir tidak ada yang menolak karunia ini.”

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Leave a Reply